Tiga bulan kemudian… Nadhifa sedang berada di kampus, dia sedang mengisi kelas terakhirnya sebelum cuti melahirkan. Sebenarnya, dia bisa lebih cepat mengajukan cuti tetapi tidak ingin meninggalkan mahasiswa angkatan terakhir yang sedang dibawah bimbingannya untuk tugas akhir. Dia ingin menyelesaikannya terlebih dahulu dan sekarang semua mahasiswa sudah selesai dan sekarang menjadi pertemuan terakhirnya sebelum benar-benar cuti. “Bu, anda terlihat kelelahan. Bagaimana kalau pertemuan ini di batalkan?” tanya salah seorang mahasiswa perempuan yang menjadi asistennya selama satu tahun. Nadhifa mengglengkan kepalanya, “Hanya sedikit pusing, saya bisa menahannya sedikit.” “Baiklah, akan kuberitahu teman yang lain untuk lebih cepat datang.” Nadhfa terus memijat lehernya, tiba-tiba dia mer

