Keesokan harinya, lebih tepatnya sekitar pukul setengah sembilan pagi. Kebetulan hari Minggu, hari libur dan bisa digunakan untuk bermain. Namun, mereka memilih menggunakan waktu untuk membantu Pricilla mengatasi masalah bisnisnya. Ketujuh anggota geng sudah berkumpul di rumah Pricilla. Mereka mulai menyusun rencana dan membagi pekerjaan. Selain itu, mereka juga membantu Pricilla untuk membuat sebuah produk yang jauh lebih menarik daripada sebelumnya. “Kali ini bukan soal masalah kemasan, isi produk, atau varian makanan. Aku mau membuat sebuah strategi marketing yang berbeda. Bisa membuat sebuah sebuah slogan,” pendapat Anders sembari membantu memasukan loyang yang sudah berisi adonan. Pricilla terdiam di ambang pintu dapur. Dia masih merasa ada yang aneh dengan teman-temannya. Bahkan

