38

1269 Kata

"Apa aku memang tidak pantas diberi kesempatan kedua? Aku benar-benar mau berubah dan memperbaiki diri. A-aku sudah mendatangi psikolog, aku sudah... melepas mantan istriku dengan sungguh-sungguh. Apa tidak ada kesempatan? Hubungan pernikahan, bukan seperti pacaran yang mudah dilepas begitu saja, lalu cari pengganti kan? Tidak semudah itu, tidak bisa...," Seyoon menatap miris Jeffrey yang terus mengoceh sendiri, sembari memegangi pergelangan tangan kirinya. Tangannya sepertinya masih sakit, setelah ia pelintir. Seyoon memang anak taekwondo. Jadi melawan orang seperti Jeffrey yang hanya bisa memukul sembarangan, itu hal mudah. Matthew sendiri sudah tidur setelah main dengan Johnny. Karena Jeffrey dan Seyoon berdebat, Johnny akhirnya berinisiatif mengajaknya ke atas. Ia sudah menebak, per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN