22

1111 Kata

Tak lama setelah Ali selesai makan dan minum hidangan yang Aurel pesankan untuknya. Kepala Ali berasa pusing. Ali memijat pelipisnya untuk mengurangi sedikit rasa pusingnya. "Ali, kamu kenapa?" tanya Aurel yang melihat Ali gelisah dan terlihat tidak baik-baik saja. Laki-laki yang duduk di hadapannya ini juga tampak pucat. "Kepala aku sakit," jawab Ali sembari memegangi kepalanya. "Ya udah, kita pulang aja, ya," ajak Aurel. Dia pun memanggil pelayan. Tak lama kemudian seorang pelayan datang dan Aurel membayar makanannya. Ali mencoba berdiri ingin beranjak. Namun ia susah menyeimbangkan tubuhnya. Dengan sigap Aurel membantu Ali dan merangkul tubuh Ali. "Aku bantu," ucap Aurel menawarkan jasa. "Gak usah, aku bisa sendiri kok." Ali berujar mencoba berjalan seorang diri tanpa dibantu oleh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN