Perlahan Aisyah mengerjakan matanya. Ada cahaya, ia mengerjapkan matanya sekali lagi. Ia pun lalu tersenyum. Bukan tanpa alasan, karena ada seorang pria tersenyum padanya. Wajah pria itu bercahaya dengan pakaian serba putih. Ia tidak salah lihatkan, pria itu suaminya. Aisyah dudukkan dirinya. Ia gapai wajah pria itu. "Ali, kamu pulang," ucapnya senang. Pria yang ia pikir telah pergi akhirnya kembali dan muncul di hadapannya. Ia bahagia sekali melihat pria itu. Pria itu hanya tersenyum. Aisyah turun dari ranjang, lalu memeluk erat tubuh pria itu. "Ali, aku sayang kamu. Jangan pergi ya, aku sedih gak ada kamu," pintanya memohon. Aneh, pria itu hanya diam. Tidak berkata apa-apa. Membalas pelukan Aisyah juga tidak. Ada apa dengan pria itu? Apa marah padanya? Aisyah melepaskan pelukanny

