30

1395 Kata

Angkasa turun dari mobil lebih dulu, diikuti oleh Artemis setelahnya. Angkasa berjalan penuh kenyakinan memasuki rumah, sementara Artemis dipenuhi kecemasan. Sejak tahu kalau dia akan ikut ke rumah Angkasa. Artemis terus memikirkan bagaimana harus bersikap sebagai Bellva di sana? Hampir semua penghuni rumah itu tahu kalau 'Bellva' tidak nyaman dengan Angkasa. Kemarin saja, saat dia menanyakan informasi tentang Angkasa melalui Langit tanpa memberikan alasannya, remaja itu sibuk berspekulasi dan terus mengucapkan kata aneh. Bagaimana kalau Langit melihat langsung keduanya datang bersama? Artemis menarik napas panjang lalu menghela pelan-pelan. Dia sengaja membuat langkah kecil-kecil untuk memperlambat jalannya. Memberikan waktu pada otaknya untuk mencari alasan masuk akal tentang kebersamaa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN