29

1272 Kata

Artemis berdiri di depan teminal 3 kedatangan bandara Soekarno Hatta, matanya fokus memperhatikan satu demi satu pengunjung keluar melalui pintu kaca lalu disambut oleh orang-orang yang sudah menunggu kehadiran para pengunjung. Banyak adegan manis menarik perhatian Artemis, mulai dari sebuah pelukan, ciuman, hingga tangis anak kecil yang menyambut kehadiran sepasang orang dewasa. Artemis tersenyum, dia mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apa yang harus dia lakukan nanti, setelah orang yang dia tunggu berhasil melewati pintu itu? Apakah dia harus berlari dan merentangkan tangan siap memeluk? Apakah dia harus berteriak memanggil nama orang itu dan melambaikan tangan dengan semangat 45? Atau dia diam saja dan menunggu orang itu menghampirinya dengan senyum? Cukup lama Artemis berdiri di sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN