28

1292 Kata

Artemis berjalan cepat keluar dari salah satu restoran di Dago menuju mobil civic silver kepunyaannya. Wajah Artemis terlihat datar, tapi kedua tangannya membentuk sebuah genggaman kencang. Tidak ada yang terjadi setelah Artemis masuk ke mobilnya. Dia hanya duduk, terdiam sambil memperhatikan pemandangan di depan sana, banyak rasa berkecamuk di batinnya. 'Aku memang sudah kehilangan dia, tapi aku masih punya kamu.' Kalimat itu hilir mudik melewati telinga dan otak Artemis. Bayangan senyum Oliver saat mengatakan itu berhasil membuat Artemis ingin memuntahkan semua makanan di dalam perutnya. Artemis menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi, dia memejamkan mata sebentar. Oliver Widyamatka. Kakak sepupu kesayangan dia dan Bellva. Mereka tumbuh bersama, Oliver sering bermain di rumah keluar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN