"Jadi apa saja rencana kita selama di Malang?" tanya Angkasa, sembari memperhatikan Artemis keluar dari kamar mandi. Artemis mengedikkan bahu. "Banyak hal." "Sebutkan." "Nanti kamu juga tahu." Artemis berjalan menuju tas kopernya dan bersiap untuk menggeret benda itu. "Yang jelas aku ingin melakukan banyak hal menyenangkan bersama kamu," kata Artemis dengan tangan menggenggam ujung koper, tanpa mengalihkan pandangan dari Angkasa. "Bisa kita jalan sekarang ke bandara? Karena masakapai yang kita naiki dan kebetulan masakapai tempatmu berkerja, terkenal tepat waktu." Angkasa memiringkan kepalanya sedikit, memandangi Artemis, kemudian beranjak dari ranjang dengan melompat secara tiba-tiba. "Aku semakin merasa ada yang nggak beres di sini." Angkasa mengayunkan kakinya hingga tiba di depan

