16

1391 Kata

Artemis berdiri di pinggir kapal boat, memeluk foto Bellva dan memperhatikan proses pelarungan abu Bellva tanpa ekspresi. Ya, Papa menghendaki Bellva untuk dikremasi dan dilarungkan ke laut lepas. Lebih simple dan tidak ada jejak... upacara kremasi dan pelarungan Bellva tidak seperti orang pada umumnya. Tidak ada keluarga atau kerabat, tidak ada teman-teman kerja Bellva, tidak ada siapa pun... hanya ada Papa, Artemis, Kang Hadi, dan enam anggota gereja beserta pendeta yang memimpin setiap prosesi. Mama tidak sanggup untuk ikut rentetan acara itu, jadi Mama di rumah ditemani oleh Mbok Luh. Abu Bellva berhasil dilarungkan, seluruh orang yang terlibat bersiap untuk menepi ke daratan, kecuali Artemis dan Papa. Bapak dan anak itu masih memandang ke arah lautan lepas, walaupun menciptakan jarak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN