Ahan terus saja menempel pada Andara, memainkan rambutnya, tersenyum sendiri, dan juga mengeluarkan ekspresi seperti gemas pada mainan kesukaannya. Hal itu tentu saja membuat Andara merasa risih. Gemas dengan tingkah suaminya, Andara memutuskan untuk melakukan sesuatu yang dianggapnya sebagai senjata pamungkas. Menidurkan Ahan dengan cara jitu. "Ayo ganti bajunya, bajumu bau alkohol," kata Andara setelah mereka sampai di kamar dan dia berhasil menghempaskan Ahan Zhou ke atas hamparan ranjang yang super empuk. "Ih, kamu mes*m ya, kamu mau aku buka baju?" tanya Ahan dengan ekspresi wajah menggoda. Ini sangat jauh berbeda dengan ekspresi yang selalu dikeluarkannya ketika di kantor atau di lapangan. Kasar dan dingin. Namun bersama Andara, semuanya berubah. Ahan menjadi seperti anak kec

