Joselin POV ========== Shua benar, ternyata "penculik" ini mengirimkan gambar ibuku sedang tergeletak di sebuah ruangan tertutup. Di pesan bilang dia pingsan, tapi aku takut sekali ada kemungkinan lain. Tadinya aku ingin segera melaporkannya ke polisi agar mereka melacak nomor ini. Namun pesan ancaman kembali terkirim padaku seolah-olah dia tahu isi pikiranku. Lagipula Shua bilang, "Jangan banyak bicara, Sayang. Kalau kamu lapor polisi, ibumu nanti pindah ke surga. Ini hanya penculikan, santai saja." Ucapannya memang tidak ada yang benar, dia ini gila. Itulah alasan aku tidak serius menanggapinya. Takutnya dia menyeretku ke kamar mandi sekarang. Apalagi, kak Vina sedang keluar bersama Ibu Karina. Sementara aku di rumah ini hanya bersama adik bayiku, Fio. Untuk menghindari hal buruk,

