Joshua POV ========== Selin mulai beranjak dari tempat duduknya, lalu pergi ke dalam. Dia sepertinya tidak tahu sopan santun. Seenaknya saja meninggalkanku tanpa pamit terus. "Kamu mau kemana?" Tanyaku. "Menidurkan Fio dulu. Pundakku sudah sakit.." jawabnya menoleh padaku, "tunggu saja disitu." Aku menghampirinya, "Aku ikut." "Mau apa kamu?" Dia mendahuluiku berjalan. "Mau melihat calon istriku menidurkan bayi." Dia malah kelihatan semakin tegang, bahkan sempat berdiri di ambang pintu ruangan bertuliskan 'Babys Room'. Sebelum akhirnya masuk juga. Kamar yang serba biru muda. Temboknya banyak ditempeli manik-manik khas ruangan bayi. Lantai saja terlihat penuh kotak berisi mainan-mainan aneh. Ada sekitar enam keranjang bayi disini, tapi kosong semua. Selin menaruh bayi itu di keranj

