•Part 32•

1173 Kata

Joselin POV ========== Aku ingin segera bangun, sekarang sudah jam enam pagi, tapi tangan Shua terus memegang rambutku. Terkadang aku berencana melukainya saat dia terlihat lemah begini. Saat dia tidur, dia pasti menurunkan kewaspadaannya, bukan? Dia'kan manusia. Pasti tidak selalu tahu niat burukku. Tapi ironisnya, sekarang dia temanku. Maksudku dalam artian, satu-satunya yang bisa menolongku. Kulihat foto ibuku yang tergeletak di lantai. Bagaimana mungkin aku tidur disini sementara dia disana? Kenapa tidak langsung jam empat saja sekarang? Perasaanku sudah tidak enak sejak kemarin. Aku menahannya hanya agar tidak menambah bebanku pada sikap egois Shua. "Menyebalkan," gumamku bingung, aku lantas menyingkirkan tangan Shua dan duduk, "semuanya menyebalkan, egois." "Pagi Selin, pagi-p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN