Author POV ========= 6 silam silam.. Shua sedang memasuki ruang kelasnya, VIII B, dengan langkah seperti biasa, sombong dan mengundang kebencian murid lain. Dia seenaknya menendang teman sekelasnya agar menyingkir dari kursinya, lalu dia menghempaskan diri disana layaknya bos. Setiap kedatangannya selalu disambut tatapan tak bersahabat. Tidak ada yang menyukainya, tidak seorang murid pun, termasuk Elvan. "Kau seharusnya duduk di depan, kemarin pembagian kursinya'kan sudah diatur lagi," ucapnya yang mengundang decak kagum di antara yang lain. Satu-satunya yang berani bicara dengan Shua hanyalah dia, Elvan. Shua menoleh kepadanya, "Siapa kau?" "Teman sekelasmu." "Baumu busuk? Kau yakin sudah mandi?" "Cepat duduk saja didepan Joshua!" Perintah Elvan menarik lengan Shua agar pindah te

