Joshua POV ========== Selin selalu saja dalam bahaya. Aku ingin menghabiskan waktu sebentar dengan mantannya ini. Tapi kepalaku rasanya pusing setelah dia berteriak-teriak tadi. Jadinya aku terpaksa mematahkan tangan kanan Elvan agar dia sedikit jinak saat kuikat dengan kemeja yang dia pakai. "Kulitmu mulus sekali, El, aku iri padamu," kata melihat dia yang sudah kubuat telanjang d**a. Habisnya tidak ada tali. Apalagi yang bisa kubuat untuk mengikatnya? Tadinya aku berniat melepaskan celananya juga untuk untuk membekap wajahnya, tapi nanti dia mati, polisi datang, bisa-bisa urusannya panjang. Pundak kananku sakit sekali, sialan, mengangkat lengan saja sakit luar biasa. Dia tadi sempat memukulnya. Aku sering sekali berkelahi dengannya, tapi dia selalu saja berhasil menyakitiku. "Lepa

