Joselin POV ========== Sebenarnya aku tidak tahu perasaanku sendiri. Cinta ya, aku tidak tahu apakah sedang merasakan itu pada seseorang atau tidak. Hanya saja, untuk Elvan, perasaan itu sudah tidak ada. "Aku sudah tidak mencintaimu, El, tolong jangan mengganggu kami lagi." Ucapku pada akhirnya. Elvan menuding Shua, "Dan kamu mencintainya?" "Tidak," jawabku. Shua melirikku, "Sayang, itu jahat sekali loh. Padahal aku menyukaimu. Bilang pada mereka kamu mencintaiku." Meskipun dia berada di bawah todongan pistol, entah mengapa intimidasi seorang Joshua lebih mengerikan ketimbang Gavin. Aku bahkan secara otomatis berkata, "Aku mencintai Shua." "Dia memaksamu? Dan kamu lebih memilihnya? Selin, nasibnya ada di ujung pistol itu, Percayalah padaku. Bergabunglah denganku.." pinta Elvan beru

