Renatha, wanita cantik yang sudah memiliki empat orang anak itu menatap horor semua belanjaan yang berserakan di depan pintu utama. Ia membuang nafas kasar, bahkan tak bisa berkata-kata karena semua belanjaan itu kini berserakan. Dengan kesabaran ekstra seperti biasa, Renatha mengambil putri cantiknya dan berjalan menuju ruang kerja sang suami. Melihat istrinya datang ke ruang kerjanya, membuat Bara menatap heran. Karena wajah Renatha terlihat tidak bersahabat. "Jagain Giselle bentar." setelah mengatakan itu, Renatha langsung meninggalkan ruang kerja suaminya. "Bunda kamu kenapa deh, aneh banget." kata Bara, sembari menatap putrinya yang juga menatap dirinya. Tak mau ambil pusing, Bara memilih untuk bermain dengan Giselle. Sedangkan Renatha langsung pergi ke kamar putranya sulungnya den

