Sinar mentari menyinari bumi, hingga memasuki kamar kedua insan yang masih nyaman terlelap dalam tidurnya. Wanita tersebut membuka mata perlahan karena silaunya mentari, ia mengerjapkan matanya beberapa kali hingga kini ia mendongak ke raut wajah sang suami. "Mas," panggil Renata lembut. David hanya menggusar saja karena panggilan tersebut, ia malah memposisikan dirinya menghadapn ke Renata. "Mas, bangun, kita harus kerja," ujar Renata. "Hmm." Laki-laki tersebut hanya berdehem dan mengeratkan pelukannya yang membuat Renata hanya tersenyum simpul. Renata kembali berkata, "Jangan hm hm mulu, tapi buka matanya, rejekinya di patok ayam nanti." David yang mendengar hanya tersenyum tipis, ia kini membuka matanya perlahan dan melihat ke arah sang istri. Cup! Kecupan persis mendarat dikening

