Ibu mana yang tidak hancur mendengar kalau ia harus merelakan sang buah hati, apakah ia akan bisa merelakan sepenuhnya, hatinya hancur, dunianya seolah berhenti seketika, tatapannya kosong ketika ia melihat sang dokter yang akan melepas semua alat-alat yang terpasang di tubuh Galang. David merangkul erat sang istri, hatinya juga sesak, namun ini semua harus direlakan, ia tidak ingin melihat sang anak tersiksa. "DOK! Sebentar, saya masih ingin berharap sang anak saya kembali pada saya," ucap Renata dengan sorot mata mohon. Dokter yang ingin melepas alat-alat tersebut terhenti sejenak, ia menatap ke arah dua insan tersebut. "Tapi Bu–" "Ijinkan istri saya Dok, ini anak kita jadi wajar bila kita masih berharap untuk ia kembali dengan kita," ucap David, Dokter tersebut menunduk lalu memundurk

