Bb. 116

4008 Kata

Sinar mentari bersinar seperti semestinya, membuat semua orang merasakan kehangatan jika terkena sinar tersebut, adapula orang yang menghalau sinarnya, namun melihat sinar mentari bertanda bahwa mereka masih bisa melihat dunia yang indah walau terkadang penuh dengan oknum-oknum yang merusak. "Selamat pagi Ren," kata David lalu mengecup kening sang istri, Renata sontak membuka matanya perlahan, ia memicingkan matanya ketika melihat sang suami sudah rapih dengan baju kantornya. "Loh Mas emang ini jam berapa? Kok kamu enggak bangunin aku si?" tanya Renata lalu beranjak memposisikan dirinya untuk duduk, wanita tersebut mengucek matanya perlahan lalu melihat ke arah jam dindingnya. "Hah! Jam 8? Ish! Mas, kenapa enggak bangunin aku, jadi akukan bisa siapin semuanya," kata Renata dengan nada cem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN