Anne mendapatkan pesan dari Jocie, bahwa wanita itu ingin bertemu dengannya di rumahnya pagi itu. Seharusnya Anne pergi ke rumah Ariekhsa seperti biasa, namun sepulang kerja, dia memilih untuk pergi ke rumah Jocie terlebih dahulu. Mengingat ancaman dari Grace, membuat Anne sedikit ragu jika ia terus-menerus mengunjungi Ariekhsa. Entah bagaimana ancaman itu berhasil memengaruhinya walaupun Anne sudah bisa mengendalikan emosinya untuk tidak terpancing dengan setiap perkataannya. Anne takut, jujur saja. Sore ini, dia sudah berada di depan pintu rumah Jocie. Jantungnya sedikit berdegup lebih kencang dari biasanya, mengingat bahwa rumah itu juga pernah menjadi rumah mendiang sahabatnya. "Oh, Anne, silakan masuk." Jocie terlihat lebih baik dari sebelumnya. Jika di pertemuan mereka kemarin, Joc

