“Apa kau dibunuh ?” Selena merasa perutnya menegang saat menanyakan hal itu. Tapi, nampaknya pertanyaan kali ini, gadis itu sudah tahu jawabannya apa. Ia hanya merasa perlu memastikannya saja. Rolland mengangguk kembali. “Oleh siapa ??? Gerald ???” tanyanya cepat. Rolland menggeleng. Mata Selena semakin membesar. Ia semakin bertanya-tanya siapa yang membunuh Rolland jika bukan Gerald pelakunya ? “Apakah Rudolph ?” Selena bertanya dengan hati cemas. Ia sebenarnya tidak mencurigai Ian sama sekali. Tapi, jawaban Rolland bisa memperkuat dugaan mereka mengenai Rudolph berada di pihak mana. Lelaki itu menggeleng kembali. Tapi, gelengannya lebih kuat dan tubuhnya bergetar. Sepertinya ada yang ingin dikatakannya karena ia beru

