Gadis itu membuka pintu dan ia terhenyak karena terkejut. Selena membelalakkan matanya dengan syok. Ada seseorang di kamarnya ! Lagi-lagi, ada seseorang yang duduk di ranjang Grissham dan kepalanya menyandar pada dinding seakan bersiap untuk membentur-benturkannya kembali. Sosok itu tidak jelas apakah dia perempuan atau lelaki karena kamar itu dalam keadaan gelap. Hanya saja Selena bisa melihat siluetnya dengan mata merah sedang menatapnya. Tatapan itu tatapan yang membuat bulu kuduk merinding seketika. Selena tahu bahwa itu bukan manusia. Tidak ada orang lain lagi selain dia, Warren, Ian dan Isabelle di rumah itu. Sosok itu terus saja menatapnya dan ia akhirnya menegakkan tubuhnya menjauh dari dinding. Kakinya berpindah dari ranja

