Jalan Tengah

1115 Kata

“Apa yang akan Mama lakukan setelah ini? Setelah mengetahui jika aku sebenarnya bukan Ayi?” tanya Shanaya usai menceritakan semuanya. “Apa hukuman yang akan mama berikan pada aku dan Ahmad?” Rumi memandangi wajah Shanaya yang memelas, satu tangannya terangkat untuk menyentuh pipi putrinya. “Apa kau mencintainya?” tanya Rumi yang membuat wajah Shanaya memerah. “Kau menyukai Ruzayn?” ulang Rumi. Shanaya lalu menunduk, ia tidak bisa mengatakan jika ia mencintai ataupun menyukai Ruzayn. Terlalu cepat untuk memutuskan kalau yang ia rasakan ini cinta. Shanaya hanya kagum dan sedikit terpesona dengan ketampanan pria itu sejak pertemuan pertama mereka. Rumi memegang dagu Shanaya dan mengangkat wajah itu hingga ia bisa melihat ekspresi yang muncul di wajah putrinya itu. “Ma, aku....” “Kau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN