Dengan langkah pasti Damar mendekati sosok yang tak asing di matanya. Semakin ia mendekat semakin ia yakin bahwa sosok itu memang Yasmine―istrinya. Damar tidak sadar bahwa banyak pasang mata yang saat ini tengah mengikuti pergerakannya. “Kamu ngapain disini?” katanya ketika sudah berdiri tepat di hadapan Yasmine. Yasmine membeliakkan matanya tidak percaya. Sejak kapan laki-laki ini kesini? Kenapa dia sama sekali tidak menyadarinya? “M-mas Damar…” cicit perempuan itu. Matanya sudah mengitari keadaan di sekitarnya. Banyak pasang mata yang menatap penasaran ke arahnya, membuat Yasmine tidak nyaman. “Kamu staff disini?” tanya laki-laki itu penasaran. Sungguh, Yasmine ingin sekali mengusir laki-laki itu dari hadapannya. Kehadiran Damar disini membuat banyak orang kini menatapnya aneh. Yas

