Nayla baru saja membuka kedua matanya. Dia melirik ke arah Anggara Dia sudah terlihat melamun seharian. Wajahnya bingung dengan pikiran entah melayang kemana. Sekarang dirinya sudah berhasil membuat Nayla merasakan rasa sakit yang luar biasa tapi dirinya merasa sangat bersalah dengan atas apa yang dia lakukan selama ini. Tetapi hatinya juga merasakan rasa sakit yang sama. Anggara berjalan menuju ke arah dinding kaca di depannya. Dia melihat pemandangan indah di sana. Entah kenapa, kali ini di Mulai mengingat jika dia berdosa. Bertindak kasar pada istri sendiri. Ibu… Perlahan aku mulai membalaskan cintamu. Aku akan membuat dia merasakan rasa sakit begitu besar pada dirinya. *** Sementara Nayla masih melihat jelas apa yang Anggara lakukan. Perbuatan keji Anggara yang dilakukan padanya

