DDD 25 Mendekap waktu, menguntai kebersamaan dan mengurai kesalahpahaman ♥ Meliora sontak menatap ke arah Javier dan saat yang bersamaan, Tanti merasa napasnya berhenti seraya mengantisipasi reaksi sang putri yang memang selama ini tidak pernah bertanya kepadanya perihal sang papa. Namun seperti perkataan Ferdi beberapa hari yang lalu, Meliora sempat bertanya kepada Ferdi tentang hal tersebut. Meliora memicingkan matanya, tetapi ia semakin menenggelamkan diri dalam pelukan opanya. “Kok bule? Rambut Lio hitam seperti Mama,” sinar mata Meliora menyangsikan bahwa Javier adalah papa kandungnya. “Opa juga bule,” ujar Edward seraya mengusap rambut halus Meliora, “cuma sekarang sudah berubah putih semua, dulu sama dengan punya papa Javier warnanya.” Meliora melihat ke arah rambut Edward ke

