Pertarungan sengit terjadi di antara Sergio dan James. Berbagai ledakan pun dilayangkan ke arah James, tapi lagi dan lagi pria itu mampu menghindar meskipun dengan tangan kosong. Aneh memang, baru kali ini Sergio menghadapi sebangsanya tanpa memiliki kekuatan, alias lemas. Jika saja bukan karena batu rubi itu, sudah pasti Sergio tak akan membuang waktu hanya karena i***t di depannya. James terengah-engah menghadapi siluman begitu kuat itu. Sejujurnya, dia ingin sekali mengeluarkan senjatanya, tapi karena semua janjinya kepada Eden, semuanya harus di tahan. “Menyerah lah..., karena kau akan mati di tanganku!” Sergio mengeluarkan tombaknya siap membidik James. Dia terkenal tak kenal ampun, dan juga kejam. Membunuh adalah hal lumrah baginya. “Aku tak takut,” dusta James berlagak. Sebena

