Kondisi ruangan pribadi Irene sudah tak berbentuk sama sekali. Terlihat dia sedang mengamuk karena Alan tidak ada di istana. Tanpa sepengetahuannya, pria itu malah pergi meninggalkan pos. Dan sekarang, cermin yang disimpan selama bertahun-tahun harus keluar dari tempat persembunyian. “Aku harus berkorban menggunakan cermin ini,” erangnya begitu kesal. Dua cermin yang dimiliki oleh Irene dan memiliki keunggulan yang sama. Wanita itu menutup matanya dengan pelan, mentransfer kekuatan yang dimiliki untuk disalurkan ke dalam cermin. Dapat dilihat dengan jelas, ada sosok rubah besar berwarna putih salju dengan mata emas. Dan juga memiliki ekor berjumlah sembilan. Irene tertegun dengan sosok itu-memilih diam sejenak untuk mengamati. “Dia,” ucapnya tak percaya. Irene tahu, bahwa sosok rubah

