Bab 55

1099 Kata

Orion dan Ren menggunakan peluang kekacauan istana naga untuk mencari keberadaan mutiara naga. Mereka berdua terus berjalan melalui lorong demi lorong yang gelap gulita. Leonardo yang mengekor dari belakang terengah-engah karena menggendong Derek yang tengah pingsan. Siluman kelabang itu ber-semirik ketika si bodoh Leonardo selalu mengikutinya tanpa bertanya, padahal ia sengaja menjebak pria itu di penjara bawah tanah. Ren melirik ke arah Orion dengan dahi berkerut. “Apakah kau akan membiarkannya mengikuti kita?” “Untuk saat ini. Tapi setelah kita dapat mutiaranya, aku akan membunuhnya bersama dengan Derek.” Sekali berenang, dua pulau terlampaui. Iyalah kan dia licik. “Di sana!” tunjuk Ren dengan senang karena melihat ruangan yang dicari ada di depan mata. Sayangnya banyak penjaga be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN