Diandra membuka kalung yang dikenakannya, dan menyelipkan cincin kawin milik Adam untuk menjadi bandul liontin, agar tidak hilang. Karena jika ia mengenakan cincin milik Adam, pasti kebesaran. “Aku akan membuat Adam kembali mengenakan ini.” Yogi menganggukkan kepalanya. “Ya, kamu harus mengembalikan liontin ini. Harus ...,” tuturnya lirih dengan sorot mata penuh dukungan. Diandra tersenyum simpul. “Aku akan menemui dokter Tio. Kamu mau ikut kan?” *** Sekitar setengah jam perjalanan dengan padatnya lalu lintas Kota, akhirnya Yogi dan Diandra telah sampai di pelataran rumah sakit. Mereka langsung menghampiri salah satu perawat yang kebetulan berpapasan. Lalu menanyakan di mana Dokter Tio. Apa beliau masih bertugas di rumah sakit? Kebetulan sekali dokter Tio baru baru selesai bertugas d

