"Pergi ke mana, Ra?" tanya Richard cemas. Ia menatap baik-baik perempuan di depannya dengan seluruh perasaan. "Aku gak bisa bilang sekarang, Chad. Aku akan mengirimimu email... Dan, rumah itu mau kujual ke Jihan." kata Anora lagi. Richard mengerutkan kening mendengarnya. "Kenapa mau dijual?" "Boleh, kan?" "Itu milikmu, jadi terserah padamu..." "Maka itu ingin kujual ke Jihan..." "Kenapa Jihan?" "Karena aku tahu di sana kalian berdua dulu bermimpi membangun rumah itu." Deg. Richard kaget dan tak menyangka Anora mengetahui hal itu. Ia gusar. "Aku menemukan ini di laci..." kata Anora seraya menyerahkan sebuah buku catatan masak Jihan yang berisi semua masakan kesukaan Richard. Membaca itu semua ada sebuah perasaan yang berkecamuk di d**a Richard. Kenangan-kenangannya dengan Jihan ke

