Jadi ini alasan lo ngajak balik gue ke Jakarta cepet-cepet?" tanya Anora yang sudah berjam-jam lamanya membisu. Andre dan Anora membelah kota macet Jakarta yang membuat mereka jengah, bosan, kesal dan jengkel ditengah situasi darurat kayak gini. "Ndre! lo masih tetap gak mau ngomong sama gue? Alasan lo maksa gue balik? lo anggap gue apaan sih?!" seru Anora kesal hingga ia menarik-narik lengan Andre yang tetap mengacuhkannya. "Balikin hape gue! lo beneran resek!" kata Anora memukul-mukul Andre namun ia tak bergeming. "Ntar di sana gue kasih hape lo!" kata Andre "Apaan sih lo! ngatur banget hidup gue! lo bukan siapa-siapa gue!" seru Anora. Andre menoleh dengan cepat dan tegas. Wajahnya mengeras. "Dengar ya Ra! Hubungan kita masih sama kayak dulu! gue gak pernah mutusin lo! Dan lo masih ce

