Dian dan Anora saling menatap tanpa bicara, di sebelah mereka masing-masing duduk Andre dan Mira. Andre yang tampak tenang, dan Mira yang nampak gelisah. Tak ada yang saling angkat suara, semuanya menunggu hingga hidangan di meja mereka datang dan Anora yang lapar kehilangan selera makan. "Jadi kau ingin bicara apa?" Anora buka suara. Dian nampak tenang. "Aku mau kita bicara berdua." "Aku gak mau, gak ada yang mau aku omongin ke kamu..." Kata Anora, Dian semakin kaku, rahangnya mengeras dan ia melirik Andre tak suka. "Urusan rumah tangga kita dulu kenapa lo buka di buku novel lo?" Dian mulai tak tenang dan tak suka, hingga ia mulai memanggil Anora 'lo' padahal sebelumnya tak pernah. "Kenapa lo gak tanya sama bini lo?" kata Mira tak kalah pedas kepada Dian seraya melirik Mira yang namp

