Pagi ini setelah mengantarkan beberapa pesanan belanjaan ke pelanggan sayur Bu Tuti, Ara lebih dulu menyetorkan uang-nya pada Bu Tuti. Lalu seperti biasa, setelah mendapat upah, Ara pun mengajak Malvin untuk makan. " Kita makan, Yuk " Tutur Ara, menyusul Malvin yang duduk di atas motor. " Ayo, tapi aku yang traktir ya? " Pria itu memberikan helm pada Ara lebih dulu agar di pakai. " Loh, Vin. Dompet aku kok ngga ada ya? " Baru saja Ara menyadari jika dompetnya tidak ada di dalam saku celananya, ketika dirinya mau menyimpan uang hasil upah dari Bu Tuti. " Kamu lupa kali nggak bawa dompet! " Timpal Malvin. " Iya kali ya? Tapi perasaan tadi aku bawa deh " Perlahan Ara naik ke membonceng Malvin, meski hatinya masih ragu. " Apa mau kita cari dulu? " Ujar Malvin, demi menenangkan Ara. " N

