Sore ini, Malvin dan Ara berhasil menciptakan moment yang langka. Keduanya terbawa suasana ketika sedang menonton film, di bioskop mini yang ada di Rumah Malvin. Ruangan gelap, yang hanya ada cahaya dari layar mini bioskop, berhasil membuat mereka semakin terhanyut dalam suasana. Sebagai pria normal, Malvin tak bisa menahan untuk tidak menc¡um b¡b¡r Ara. Begitu pula dengan Ara, yang harus terbiasa dengan hal seperti ini. Tubuhnya seketika memanas saat Malvin berusaha menautkan l¡d@h-nya. Sejenak Malvin melepaskan c¡um@n-nya ketika melihat Ara terengah-engah. Pria itu sejenak memberi jeda pada Ara, namun hal itu tak berangsur lama. Mereka kembali berc¡um@n. Semakin lama, mereka semakin tak bisa menahan diri. Tubuh ramping Ara dengan mudah di alihkan dari kursinya, ke kursi milik Malvi

