Raira menangis sambil memeluk boneka teddy bear berukuran besar. Ia sangat ketakutan, terlebih Deva yang ingin menyakiti adiknya. Ia rela terluka demi Leona, ia akan lakukan apapun demi Leona, karena ia sangat menyayangi Leona. Tidak ada gunanya, menangis di sini. Lagipun tidak ada yang bisa mengeluarkannya dari sini. Ia harus berfikir, berfikir bagaimana caranya ia keluar dan menyelamatkan Leona. "Ya Tuhan, aku butuh bantuanmu." Ia menatap kearah balkon, lalu tersenyum. Sebuah ide tiba-tiba muncul di kepalanya. Ini lantai 2, tidak terlalu tinggi juga dari permukaan tapi tidak menutup kemungkinan kalau jatuh dari sana akan patah tulang. Ia bergidik ngeri, ia tidak mau lumpuh tapi ia harus sesegera menyelamatkan Leona. Ia berlari ke arah balkon, melihat ketinggian dari atas sini. Sunggu

