Sementara itu di ruang kerjanya, Pras dengan fokus terus memantau handphone. Tidak lama kemudian ponselnya pun bergetar. Sebuah pesan masuk dari Alex dengan segera Pras membacanya. Pras segera memberitahu Riva, kabar yang baru saja ia terima dari Alex. Kemudian gadis itu mengeluarkan handphone yang baru saja dibeli dari gaji pertamanya. Dengan cepat dirinya mencatat alamat tersebut dan mengirimnya ke Om Rudi. "Terima kasih ya, Mas Pras," ucap Riva sambil tersenyum. "Sama-sama, Oh ya kalau boleh tahu buat apa kamu alamat itu? Kan bisa suruh Alex untuk mencarinya." Pras bertanya dengan heran. "Aku hanya ingin tahu saja Mas," jawab Riva seolah menutupi sesuatu. Pras tampak mengangguk dan berlalu pergi dari kamar tamu. Setelah itu, Riva kemudian memantau keadaan rumah Pak Bram. Ia bernia

