“Bagaimana jika kita memposting foto keluarga? Ayah rasa ini sudah waktunya agar mereka tahu siapa dirimu.” Belva menghela napas kasar. “Apa bedanya? Mereka pasti akan memandangku rendah karena mendapatkan posisi karena Ayah, pemilik perusahaan.” “Mau sampai kapan kau ingin hidup menjadi bayangan Belva? Dihina keluarga Collins, apalagi adik iparmu yang tidak tahu diri itu.” “Aku ingin berdiri sendiri.” Dante yang tengah menggoyangkan gelas wine miliknya melihat ke arah sang adik. “Memangnya apa salahnya memiliki privilege, itu bukan aib jika orang tua dan kakakmu miliarder.” Setelah lama tidak berbicara, Dante pun berkomentar mengenai pilihan sang adik itu. “Aku sampai bosan melihat banyak wanita matre mengaku sebagai adikku.” “Setidaknya kau tidak meniduri mereka, Kak. Itu sesuatu ya

