Slice 96

2108 Kata

Mereka akhirnya sampai di rumah sakit Atmaja Medika. Area parkiran depan tampak lengang. Namun lagi-lagi UGD lah yang masih tampak sibuk. Selepas memarkir mobil, Alya dan Rafli segera turun. Mereka bergegas menuju ke UGD. Seorang perawat langsung menyambut keduanya. "Permisi, Bapak dan Ibu ... ada yang bisa saya bantu? Apa ada pasien yang harus kami bantu ke dalam?" Alya berusaha tersenyum pada perawat itu meski berat sekali rasanya. "Sebenarnya kami sedang mencari di mana letak UGD dokter Gema? Putra kami tadi dibawa ke sana. Kami ingin segera melihat kondisinya." Perawat itu tampak memperhatikan wajah dan juga postur Alya dari ujung kaki hingga kepala. Kemudian bergantian melakukannya pada Rafli. Alya dan Rafli sampai heran dengan kelakuan perawat itu. Ia seperti sedang memastikan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN