Angkasa kembali dibuat begitu bingung dengan situasi yang terjadi. Kenapa sebenarnya? Apa yang terjadi? Kenapa bisa tiba-tiba jadi seperti ini? Angkasa masih coba mengembalikan kesadaran adiknya ... sebisanya. Namun karena merasa usahanya sia-sia ... Angkasa pun memutuskan untuk mencari pertolongan segera saja. Ingin ke klinik dokter Damar, sepertinya itu tak akan membantu. Lebih baik ia langsung membawa Aksara ke rumah sakit saja. Angkasa dengan sisa tenaganya berusaha membawa Aksara ke punggungnya. Ia kemudian segera, menggendong adiknya itu menuju ke lantai bawah. Angkasa baru kali ini bersyukur karena rasa malasnya. Kenapa? Karena sejak membawa pulang Aksara tadi, ia belum memasukkan mobilnya kembali. Nanti saja ketika Alya dan Rafli pulang pikirnya. Tapi ternyata, Tuhan membiarka

