Mata sayu itu terbuka dengan begitu cepat diiringi dengan ringis kesakitan, “Aarrghh... Kepala ku...” gumam wanita itu memijat kepalanya dengan tangan kiri yang tersemat jarum infus. “Awh! s**t!” umpatnya saat menyadari bahwa tangan kanannya terluka. Cklek! Kriiieeet... “Lisa, kau sudah sadar?!” seru Olivia yang merupakan manager pribadinya. “Apa yang terjadi denganku, hah?!” seru Lisa membuat manager nya terlihat ketakutan. “Kau terlalu mabuk hingga dan terluka saat aku membawamu keluar dari klub malam tadi...” ucap managernya membuat Lisa mengerutkan dahinya. Dia benar-benar tak mengingat apapun lagi yang terjadi malam tadi... “Pukul berapa ini? Dimana ponsel ku?” tanya Lisa membuat managernya bergerak mengambilkan tas nya. “Sekarang pukul 03.45 pm. Kadar alkohol di

