Melihat keadaan Winda yang jatuh ke jurang curam, semua pria itu tampak terkejut dan panik luar biasa. Apalagi Bian yang terus-menerus meneriaki nama Winda hingga tenggorokkannya sakit. Kedua penjaga didera rasa panik. Mereka belum siap menerima kemarahan boss-nya. Kalau hanya kemarahan biasa munkin tak akan menakutkan, tetapi tidak untuk Ronald yang akan menghabisi mereka langsung sesuai janjinya. "Ajo! Lu gimana, si? Bukannya hati-hati! Gimana sekarang? Tuh cewek pasti gak selamat!" Deri marah-marah karena bingung harus mengatakan apa lagi. Dia tak bisa diam saja melihat keadaan ini terjadi di depan mata kepalanya sendiri. Ajo yang menyebabkan Winda terjatuh memegangi kepalanya bingung dia sendiri masih tak menyangka kecelakaan ini terllau cepat.. Dia panik dan tak bisa berpikir jernih

