Part 32 Semakin Mepet

1178 Kata

Dan benar bukan dugaannya, lelaki itu mengingkari janji, Riska yang melihat lelaki jangkung itu yang tidak pergi justru tengah duduk santai tanpa dosa hanya bisa menghela napas, menipiskan bibirnya mencoba sabar. "Bukankah tadi Bapak janji mau langsung pergi?" ketusnya dengan sinis. Lelaki itu hanya meliriknya sekilas, "hm, saya capek mau istirahat sebentar." Jawabnya benar-benar enteng tanpa beban. Lagi-lagi Riska hanya bisa menghela napas, tersenyum singkat dengan terpaksa. "Seharusnya kalau Bapak capek segera pulang dan istirahat dong!" "Aku cuma istirahat sebentar disini kenapa kamu pelit sekali, sih?" Sontak saja gadis cantik itu langsung mendelik dengan tubuh menegang kaku, sungguh rasanya sangat ingin melempar sandal ke wajah lelaki itu, kenapa kesannya selalu dirinya ya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN