Akhirnya acara yang mati-matian ia persiapkan akan segera terlaksana, Riska sebagai ketua pelaksana terlihat begitu cekatan menangani segala hal, bahkan tidak jarang ia menyelesaikan pekerjaan yang sebenarnya bukan tanggung jawabnya. "Ris sumpah lo jangan lembur lagi, mata panda lo makin parah!" tukas Sintia menatapnya prihatin. Gadis dengan rambut tercepol asal dan make up yang sudah amburadul itu hanya tersenyum santai sambil mengibaskan tangannya. "Tinggal dikit kok." "Besok acaranya dimulai, lo mending cepet pulang buat istirahat." Celetuk Ajeng yang juga akan pulang. Kalau ditanya acara apa itu adalah pesta pernikahan anak orang penting di kota ini. Tentu saja itu akan sangat membantu menaikkan reputasi hotel ini jika acara tersebut berjalan lancar. "Aman kok, habis ini aku juga m

