"Dimana Riska?" "Saya juga kurang tau Bu." Ajeng mendecak, mengelilingkan kepala ke seluruh penjuru ruangan yang benar-benar hectic oleh orang-orang dalam mendekor dan sebagainya. "Dimana sih itu anak, acaranya udah mau dimulai." Gumamnya mulai panik karena diteleponpun tidak mendapat jawaban. Bahkan setelah acara tersebut dimulai keberadaan Riska masih menjadi tanda tanya, ketiga temannya sudah berkeliling mencari kesana-kemari tapi tidak mendapat hasil apapun. Untungnya teman-teman Riska baik dan mau menghandle acara selama gadis itu tidak ada, tapi meskipun begitu mereka tetap berusaha mencari Riska karena hanya gadis itu yang paham betul susunan acara secara keseluruhan. "Tadi dari catering tanya, ada list daftar alergi tamu nggak?" Sintia yang datang tampak bingung, reaksi Ajeng d

