“Dia itu anak baik-baik. Enggak sama kayak cewek-cewek kota pada umumnya. Percaya sama nenek.” Bagaimana mungkin Raja bisa mempercayai neneknya jika apa yang dilihatnya saat ini adalah nyata. Perempuan bernama Ratu yang beberapa jam lalu pamit padanya untuk pergi menemani temannya yang patah hati. Kini sedang berjoget asal-asalan persis seperti orang stres. Wanita itu bahkan tidak peduli dengan keadaan sekitar. Raja memperhatikan banyak pasang mata yang menatap penuh nafsu padanya dan Raja merasa kehadirannya sangat tepat waktu karena Ratu nyaris saja dirangkul oleh lelaki nakal pencari mangsa di club itu. “Hai babe.” Raja memeluknya dari belakang, saat Ratu menoleh kaget, lelaki itu malah memberi kecupan singkat di bibirnya. “Kamu kemana aja, aku nyariin kamu.” bukan tanpa alasan Raja

