Hari ini merupakan hari yang sakral untuk Mira. Beberapa menit lalu kata-kata sah sudah berkumandang di rumah sederhana orang tua Bian. "Selamat ya Mir," Mira memeluk Ajeng erat dan dia mengucapkan sesuatu yang entah apa maksudnya karena Ajeng juga tidak paham. "Kita bakalan baik-baik aja Mbak." "Awas aja kalau kamu nyakitin Mira," Ajeng beralih ke arah Bian dan tak segan-segan mengancamnya. "Hati-hati aja Bro, istriku ini rada-rada mirip madam medusa," pesan Zio yang sudah tertawa ngakak bersama dengan pasangan pengantin. Kerena gemas, Ajeng mencubit perut sixpack Zio yang ternyata cukup sukses membuatnya mengaduh kesakitan. "Kita mau cari makan dulu ya, dah!" Ajeng melambaikan tangannya kepada Mira dan Bian sambil menyeret paksa suaminya. "Sayang kamu yakin sanggup menghabiskan se

