Bab 7

1702 Kata

"Aduh Mbak gimana nih?" Mira berjalan mundar-mandiri di depan Ajeng dan Zio. "Duduk dulu Mir!" kata Zio dengan memerintah, sudah dari tadi Ajeng dan Zio membiarkan saja Mira mundar-mandir bak setrikaan. Lama-lama pusing juga mereka ngeliatnya. Akhirnya Mira memilih duduk di sofa berhadapan dengan sepasang suami istri itu. "Bian laki-laki yang baik kok Mir, kamu gak perlu khawatir lah," nasehat Zio kepada Mira. Sekarang Mira sedang bingung karena Bian mengambil keputusan kalau dia akan tetap menikahi Mira. "Tapi Mas, tadi dia sendiri yang udah nolak!" pekik Mira frustasi sambil mengacak-ngacak rambut curly miliknya. "Itu cuma tes dong Mir tes!!" Zio ikut frustasi menghadapi Mira, sedangkan Ajeng hanya menonton mereka berdua sambil mengemil kentang goreng yang tadi dibelinya di kafe.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN